Profil : Norifumi “Norick” Abe, Mengenang Sang Ksatria Balap Jepang (+video)

Ngomong-ngomong soal Negeri Jepang dan Soal Motogp,saya jadi teringat salah satu pembalap Jepang yang terkenal dengan semangat petarung luar biasa namun sekarang doi sudah “membalap” di alam lain, yaitu Norifumi Abe ato yang sering dipanggil Norick Abe :cry: Sayang sekali padahal sewaktu saya masih SD baru tau balap motor dari tabloid BOLA langganan Bapak dan waktu itu masih bernama GP500, saya begitu menjagokan doi, ya karena dulu doi nunggang Yamaha (dulu motor keluarga Yamaha semua) dan berasal dari Negara Asia, sekaligus penampilannya yang cool dengan rambut gondrong yang nongol dari helm sewaktu membalap.

Sebuah kecerobohan sopir Truk di Jalan raya Kota Kawasaki, Jepang sono harus merenggut nyawa Norick Abe. Norick Abe yang mengendarai skutik 500cc Yamaha T-Max menabrak sebuah truk yang berbalik arah di tempat yang tidak diperbolehkan untuk berbalik arah. Meski sempat dibawa ke rumah sakit, nyawa doi tidak tertolong. :cry: Jadilah tanggal 7 Oktober 2007 menjadi hari terkahir doi mengedarai motor di usia 32 tahun, sekaligus menjadi hari kelabu untuk dunia balap Jepang dan dunia.

Perjalanan Karier Abe
– Norick Abe lahir pada tanggal 7 September 1975, di usia 11 tahun doi mengasah bakat balapnya dari minibike dan kemudian juga di balap motokross. Kemudian di usia 15 tahun dia beralih ke Balapan Sirkuit dan ikut kompetisi di Amerika.
– Kemudian di tahun 1992 doi ikutan kompetisi domestik Jepang dan berhasil meraih posisi runner-up di kelas 250cc, di taun berikutnya doi berhasil menggondol juara 1 di kompetisi All Japan Championship kelas 500cc sekaligus meraih gelar juara termuda di usia 18 tahun.
– Pada tahun 1994, dia memulai debut balapan paling bergengsi dunia dengan mendapat kesempatan untuk menjadi wild card di Grand Prix Jepang di Sirkuit Suzuka bersama Tim Mister Yumcha Blue Fox-Honda dengan Honda NSR500, doi berhasil mencuri perhatian semua mata karena dengan gagah perkasa dia bertarung di barisan depan sebelum akhirnya doi jatuh di 3 lap menjelang finish.
– Bakatnya luar biasa untuk seorang pembalap muda yang menyandang status wild card yang akhirnya membuat Abah Kenny yang punya Tim Yamaha Marlboro Kenny Roberts merekrutnya untuk mengisi kursi joki YZR500 di kompetisi GP500 musim 1995. Hasilnya doi berhasil naik podium pertamanya di GP Rio Brazil dengan finish di posisi 3 serta mengakhiri musim di posisi kesembilan.
– Di tahun berikutnya, 1996, doi berhasil meraih kemenangan pertamanya di GP500 tepatnya di Sirkuit Suzuka dan juga 3 kali finish podium 3, diakhir musimpun doi berhasil menapak posisi 5 klasemen akhir. Tahun 1997, Timnya diasuh oleh legenda balap lain, Wayne Rooney Rainey dan prestasinya berkutat di papan tengah termasuk finish kelima di Sirkuit kebanggaan kita, Sentul dan finish ketiga di Australia hingga akhirnya menutup musim di posisi 7. Tahun 1998, masih di Tim yang sama, prestasinya sedikit lebih baik dari tahun sebelumnya, doi konsisten finish 5 besar dan meraih posisi 6 di klasemen akhir.
– Musim berikutnya, 1999, Doi pindah ke tim Yamaha D’Antin Antena 3 yang merupakan Tim yang cukup disegani meski hanya tim satelit, di tahun ini prestasi Abe masih cukup stabil termasuk 2 kali raihan podium 3 serta berhasil meraih juara di GP Rio Brazil, doi mengakhiri musim di posisi ke-6 seperti tahun sebelumnya.
– Di Tahun 2000, doi kembali menjadi Rajanya Suzuka dengan meraih kemenangan di kandangnya tersebut, doi menempati klasemen akhir di posisi ke-8.
– Tahun 2001, masih di Tim yang sama, meski gagal meraih satu kemenangan, bahkan satu podium pun doi masih sanggup mempertahankan prestasi 10 besar klasemen akhir.
– Tahun 2002, dimana tahun ini adalah transisi regulasi baru dari dari GP500 ke Motogp, 2-tak 500cc ke 4-tak 990cc, namun sebagian tim masih diperbolehkan memakai mesin 2-tak 500cc, Abe yang berada di Tim D’Antin Yamaha kebagian mesin 2-tak 500cc. Meski begitu, Abe masih menunjukkan tajinya dengan tampil konsisten sepanjang musim dan finish posisi 6 klasemen akhir. Abe sempat absen sekali di GP Sepang karena mengalami cedera, doi juga sempat mencoba Motor 4-tak di seri penutup musim 2002, Valencia dan hanya finish posisi 10.
– Pada tahun 2003 seluruh Tim Yamaha sudah mengikuti regulasi Motogp dengan memakai mesin 4-tak 990cc. Di tahun ini doi tidak ikut kompetisi secara reguler karena Yamaha lebih memilih pembalap Jepang lain, Sinya Nakano dan hanya memakai jatah wild card dengan total hanya 5 seri dia ikuti. Namun begitu, Abe juga turut andil dalam pengembangan generasi pertama YZR-M1, doi jadi test rider selama musim 2003.
– Di tahun 2004, dimana pada tahun tersebut juga tahun kedatangan The Doctor ke Yamaha, Abe dipercaya kembali ke tim satelit Yamaha Tech 3 Gauloises-Fortuna yang mana livery motor yang dia pakai persis dengan livery Rossi. Memang sepertinya Abe adalah 2-stroker sejati karena prestasi yang kurang mengkilap seperti sewaktu masih era 2-tak, sepertinya gaya balapnya kurang cocok dengan motor 4-tak. Dia sering mengalami crash dan finish kurang memuaskan, sehingga di akhir musim doi hanya menempati posisi 13 dengan raihan cuma 74 poin. Tahun ini menjadi tahun terakhirnya menjadi pembalap di balapan motor prototipe.
– Tahun 2005, Abe memperkuat Tim Yamaha France di kejuaraan WSBK, prestasinya pun tak membaik dengan posisi di klasemen akhir di luar 10 besar.
– Tahun 2006, masih di kejuaraan dan tim yang sama, prestasinya tak kunjung membaik seiring usianya yang semakin menua dan hanya mampu finish posisi 13 klasemen akhir.
– Pada Tahun 2007, Abe turun di kejuaraan lokal All Japan Superbike Championship sembari memberi choacing clinic ke pembalap-pembalap muda Jepang. di tahun ini pula doi akhirnya tutup usia setelah mengalami kecelakaan di jalan raya pada 7 Oktober 2007 dan berakhirlah sudah kisah hebat Abe sebagai salah satu pembalap terbaik Jepang sepanjang sejarah. :(


Abe adalah salah satu pembalap yang bakal dikenang oleh seluruh penggemar balap motor, terutama fans Yamaha, karena sepanjang perjalanan kariernya, Abe merupakan sosok yang begitu identik dengan Yamaha, bahkan dia meninggal pun saat mengendarai skutik Yamaha. Gayanya di lintasan balap juga tidak akan pernah terlupakan oleh para pecinta balap, dengan rambut tergerai panjang hingga nongol di bagian belakang helm saat membalap serta riding stylenya saat menikung berbeda dari pembalap lain, yaitu posisi badannya yang tetap tegak saat menikung, berbeda dengan pembalap lain yang cenderung menundukkan badan mengikuti tikungan.

Penampilan garang Abe di sirkuit dan keramahan Abe di luar sirkuit membuat dia menjadi idola para pembalap muda waktu itu, salah satunya adalah pembalap yang sekarang meraih 9 kali gelar juara, Valentino Rossi yang sewaktu mudanya pernah menjuluki diri sebagai Rossifumi, saking ngefans sama Norifumi Abe. Bahkan di suatu selebrasi kemenangan khas Rossi, Rossi sengaja memakai wig gondrong seperti rambutnya Abe.

Abe juga merupakan salah satu pembalap yang pernah mampir ke Indonesia, selain untuk tampil di kejuaraan GP500 di Sentul tahun 1997, doi juga pernah diundang dalam peluncuran motor bebek legendaris Yamaha, Yamaha 125Z di Indonesia. Abe juga sempat memberikan coaching clinic buat pembalap-pembalap lokal kita. Bahkan Abe juga ikut turun menjajal balap pasar senggol di Sirkuit Kenjeran Park untuk melawan pembalap-pembalap lokal.

Sayangnya Abe harus pergi terlalu cepat, Selamat jalan Ksatria Jepang, namamu selalu dikenang pecinta balap seluruh dunia…

Ini adalah video debut Abe di Suzuka tahun 1994

Indetifikasi kecelakaan Abe

Pemakaman Abe

Tribute to Norick

Kalo mau lihat webnya Abe, monggo ke http://www.norickabe.com

Sekian ulasan dari saya, semoga bermanfaat :)

Salam coolrider fixer

About these ads

13 responses to “Profil : Norifumi “Norick” Abe, Mengenang Sang Ksatria Balap Jepang (+video)

  1. wah gledekanku di cat liverynya Abe keren tuh…pembalap keren dari jepang..sayang jepang ngk berbakat punya pembalap unggulan di motoGP…do mati kabeh..ckckkc

  2. mantap,,, sayang gak pernah lihat aksinya :D

  3. my hero…..
    dulu kalo nonton motogp sama kakak ane, dia bilang gini..
    itu yg merah kalo dikit lagi mau selesai, pasti jatoh…
    eh iya..bener -_-‘

  4. abecede…

  5. nice share!long’s baru tahu.

  6. iki pembalap favorit ku *yen masalah nikung keren banget [out of the box cornerring]

  7. sayang mati muda…

  8. inget ma norick abe, tapi hampir semua pembalap jepang di MotoGP umurnya pendek..tapi kalo menurut ane legenda jepang sebenarnya ada di Superbike “Noriyuki Haga”..doi bener2 pembalap Superbike sejati,mulai dari ane SD ampe dh mau punya baby, masih aja balapan di Superbike..kereeen
    http://www.niwira.com

  9. Video pertama salah tahun, bukan 2004 tapi 1994…

  10. Valentino Rossi aja Ngefans Ama NORICK ABE. Apalagi pas Nikung …Wah..gak ada lawan tuh…

  11. gue pengen jdi pembalap international kra2 bleh gk ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s